» » Pengacara Setya Novanto: Seluruh Indonesia Takut Sama KPK, yang Berani Lawan Cuma Saya
Jika suka, jangan lupa untuk bagikan ya!
Article information
  • Tanggal: 5-12-2017, 18:48
5-12-2017, 18:48

"Pengacara Setya Novanto: Seluruh Indonesia Takut Sama KPK, yang Berani Lawan Cuma Saya"


Pengacara Setya Novanto: Seluruh Indonesia Takut Sama KPK, yang Berani Lawan Cuma Saya


Kuasa hukum Setya Novanto, Fredrich Yunadi mengajak Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK)‎ adu nyali di sidang gugatan praperadilan yang dilayangkan pihaknya ke Pengadilan Negeri Jakarta Selatan.

Sidang perdana gugatan praperadilan Novanto sendiri akan dijadwalkan digelar pada Kamis 7 Desember 2017, setelah sebelumnya ditunda karena KPK tidak hadir. Fredrich meminta kehadiran Tim Biro Hukum KPK dalam sidang perdana besok.

Fredrich yakin bisa kembali mengalahkan KPK di pengadilan, seperti pada praperadilan jilid I yang dimenangkan Setya Novanto.

"Insya Allah menang. Doakan bisa menang, karena orang bilang kalau P21, praperadilan gugur, yang ngomong siapa? Belajar hukum yang benar," kata Fredrich di Gedung KPK, Jalan Kuningan Persada, Jakarta Selatan, Rabu (6/12/2017).

Berdasarkan putusan Mahkamah Konstitusi (MK), gugatan praperadilan akan gugur bila sidang pembacaan dakwaan dibuka. Yakni dalam hal ini, apabila persidangan Novanto di Pengadilan Tipikor dibuka, namun gugatan praperadilan masih berlangsung, maka dengan sendirinya gugatan itu gugur.

Atas dasar keputusan itu, kubu Setya Novanto masih memiliki waktu untuk bertarung dengan KPK di praperadilan sebelum dakwaannya dibacakan oleh Pengadilan Tipikor Jakarta. Fredrich meminta kepada hakim yang menangani praperadilan kliennya tidak perlu takut melanjutkan sidang praperadilan eok hari.

"Kalau hakim takut sama KPK ya silakan, kan enggak bisa berbuat apa-apa, karena kan seluruh Indonesia sekarang takut sama KPK kan. Mungkin yang berani lawan KPK cuma saya saja kan. Kita lihat saja," tandasnya.

Diketahui, Setya Novanto resmi menyandang status tersangka dugaan korupsi proyek e-KTP sejalan telah diterbitkannya surat Perintah Penyidikan (Sprindik) atas nama Setya Novanto pada 31 Oktober 2017.

Novanto selaku anggota DPR disangka bersama-sama dengan Anang Sugiana Sudihardjo, Andi Agustinus, Irman, dan Sugiharto menguntungkan diri sendiri atau orang lain atau korporasi terkait proyek pengadaan e-KTP.

Sebelumnya, Novanto pernah mengajukan gugatan praperadilan melawan KPK atas penetapan tersangkanya di kasus korupsi e-KTP ke Pengadilan Negeri Jakarta Selatan (PN Jaksel). PN Jaksel pun mengabulkan ‎gugatan tersebut dan status tersangka Setya Novanto gugur.

Selang beberapa bulan kemudian, KPK kembali menetapkan Setya Novanto sebagai tersangka dalam kasus dugaan korupsi proyek pengadaan e-KTP, tahun anggaran 2011-2012. Novanto kembali melawan dengan mengajukan gugatan lagi ke PN Jaksel.

Artikel ini disalin dari:
https://news.okezone.com/read/2017/12/06/337/1825968/pengacara-setya-novanto-seluruh-indonesia-takut-sama-kpk-yang-berani-lawan-cuma-saya
Loading...
Dear visitor, you are browsing our website as Guest.
We strongly recommend you to register and login to view hidden contents.
^