» Fotonya Dicatut di Poster Penjemputan Habib Rizieq, Zaadit: Saya tidak Terafiliasi Ormas Manapun
Jika suka, jangan lupa untuk bagikan ya!
Article information
  • Tanggal: 14-02-2018, 02:50
14-02-2018, 02:50

"Fotonya Dicatut di Poster Penjemputan Habib Rizieq, Zaadit: Saya tidak Terafiliasi Ormas Manapun"


Setelah sempat menuai kontroversi atas aksi 'kartu kuning' yang dilakukannya kepada Presiden Joko Widodo saat Dies Natalis Universitas Indonesia. Ketua Badan Eksekutif Mahasiswa Universitas Indonesia (BEM UI), Zaadit Taqwa kini kembali jadi pembicaraan netizen di media sosial.

Pada Senin (12/2) sekitar pukul 15.00 WIB, Zaadit memposting klarifikasi dirinya atas poster yang mencatut foto dirinya di sebuah poster yang ramai di sosial media. Dia pun berniat meluruskan.

"Semalem ada poster yang tersebar di medsos yang nampilin foto saya. Nah terkait hal tersebut, ada beberapa hal yang perlu diluruskan," ujar Zaadit dalam postingan instastorynya di instagram, Senin (12/2).

Fotonya Dicatut di Poster Penjemputan Habib Rizieq, Zaadit: Saya tidak Terafiliasi Ormas Manapun


Poster tersebut memang berisi orang-orang yang dinilai menyerukan suara umat islam Indonesia. Beredar foto-foto ulama dan aktivis islam yang dinilai 'korban persekusi dan kriminalisasi'. Dalam foto tersebut dirinya mengkonfirmasi kebenaran poster tersebut.

"Saya tidak pernah bergabung dan berafiliasi dengan ormas apapun, foto ini digunakan tanpa sepengetahuan saya," katanya dalam instastory akun @zaaditt.

Dalam postingan instastorynya pun Zaadit mengkarifikasi dan menegaskan tentang foto yang melibatkan dirinya. Dirinya menyebut foto tersebut merupakan pencatutan.

"1. Saya tidak bergabung maupun terafiliasi dengan gerakan dan ormas apapun. Jadi kalau dipublikasi salah satu ormas ada foto saya, itu merupakan sebuah pencatutan," ujarnya.

"2. Foto yang digunakan dalam publikasi 'Seruan Umat Islam' tidak melalui persetujuan saya. Jadi foto itu digunakan oleh oknum tidak bertanggung jawab," tambahnya.

Diketahui, Figur Zaadit dikenal banyak orang ketika dirinya memberanikan diri memberikan kartu kuning kepada Presiden di acara Dies Natalis Universitas Indonesia (UI) ke- 68. Setelah itu, dirinya mengajukan tiga tuntutan di balik aksi nekatnya tersebut. Pro kontra pun bergulir usai Zaadit melakukan aksi solonya yang viral itu.

(rgm/JPC)

Artikel ini disalin dari:
JawaPos.com
Loading...
Dear visitor, you are browsing our website as Guest.
We strongly recommend you to register and login to view hidden contents.
close
Loading...
^