» Dulu Mendukung, Partai ini sekarang malah Labeli Jokowi Anti-Islam dan Pro Komunis
Jika suka, jangan lupa untuk bagikan ya!
Article information
  • Tanggal: 5-01-2018, 12:53
5-01-2018, 12:53

"Dulu Mendukung, Partai ini sekarang malah Labeli Jokowi Anti-Islam dan Pro Komunis"


Dulu Mendukung, Partai ini sekarang malah Labeli Jokowi Anti-Islam dan Pro Komunis

Ketua Umum Partai Persatuan Pembangunan (PPP) Muhammad Romahurmuziy alias Romy menuding ada partai politik yang melabeli Presiden Joko Widodo sebagai sosok yang anti-Islam dan Pro-Komunisme.

Romy memberikan sambutan dalam rangka acara tasyakuran harlah ke-45 PPP di Kantor DPP PPP, Jalan Diponegoro, Menteng, Jakarta Pusat, Jumat (5/1/2018) malam.

Romy yang mengenakan baju koko putih dan kopiah hitam ini, sempat menyinggung terdapat partai politik yang melabeli Jokowi sebagai sosok pendukung paham komunis dan anti-Islam.

"Dipersepsikan sebagai anti-Islam, dipersepsikan sebagai pro komunis, dipersepsikan sebagai pro RRC, ini adalah hal-hal yang terus dilabelkan," ujar Romy.

Romy menerangkan, partai yang melabeli Jokowi itu, merupakan partai pendukung Jokowi saat maju sebagai Wali Kota Solo.

"Yang lucu, salah satu yang melabelinya adalah Partai yang mengusung Pak Jokowi dulu sebagai Wali Kota (Solo, -red) dua kali," sambungnya.

Saat pemilihan Wali Kota dan Wakil Wali Kota Solo 2010, Jokowi berpasangan dengan FX Hadi Rudyatmo.

Pasangan petahana yang terkenal dengan panggilan Jokowi-Rudy ini diusung Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDI-P) serta didukung Partai Amanat Nasional dan Partai Keadilan Sejahtera.

"Saat itu, tidak mempersoalkan apakah (Jokowi, -red) dulu komunis atau tidak. Partai tersebut tidak lagi mengusung Pak Jokowi dan hari ini berada di luar pemerintah," ujar Romy.

Romy menganggap itu hal yang wajar.

Namun, ia menegaskan, bahwa PPP tak akan menggunakan cara itu untuk memenangkan calon presiden yang akan diusung pada Pemilihan Presiden 2019.

"Tentu di dalam politik ada kelompok yang menggalakkan segala cara, tetapi tidak demikian dengan PPP," ujar Romy.

Artikel ini disalin dari:
Dear visitor, you are browsing our website as Guest.
We strongly recommend you to register and login to view hidden contents.
^